3/19/2020

Alat Bantu Perbaikan Kail Umpan Cumi

Halo teman cumingers dimanapun berada, ketemu lagi dengan saya Bernad dalam blog Nyumi Nyoook. Semoga teman cumingers dan keluarganya dalam kondisi sehat walafiat dilindungi oleh Tuhan YME.

Hari ini saya akan menulis tentang alat bantu untuk memperbaiki mata kail umpan cumi yang bengkok/mengkang keluar. Tapi sebelumnya saya juga mengucapkan terima kasih kepada teman cumingers yang telah klik subscribe, like dan share channel YouTube Nyumi Nyoook dan buat yang belum silahkan di klik juga ya. Agar saya tambah semangat dalam membuat konten tentang seputaran dunia mancing cumi, baik di vlog YouTube maupun dalam bentuk tulisan di blog ini.


Alat bantu ini di Jepang disebutnya Ikashime, berguna sekali untuk teman cumingers miliki. Karena dengan alat ini dapat membantu kita memperbaiki batang mata kail umpan cumi kita yang bengkok atau mengkang keluar. Hal ini sering terjadi saat umpan cumi kita tersangkut sesuatu di dasar laut seperti tanaman air atau batu karang, pastinya kita akan tarik dengan keras dan lepas, dipastikan akan ada beberapa batang mata kail nya yang bengkok/mengkang keluar. Nah dengan alat ini lah membantu kita untuk mengembalikan posisi batang mata kail nya ke posisi semula dengan aman dan mudah.

Alat Ikashime ini mempunyai 2 fungsi yaitu sebagai perbaikan mengembalikan posisi batang mata kail umpan cumi yang bengkok/mengkang keluar, juga untuk mematikan cumi dengan cepat dan mudah. Untuk memperbaiki batang mata kail, alat ini di bagian tengah nya ada sebuah pipa kecil yang melengkung, dimana pipa kecil yang tengah nya bolong itu digunakan untuk memasukan batang mata kail yang akan dikembalikan posisinya ke semula. Setelah batang mata kailnya masuk kedalam lubang pipanya, tinggal ditekuk saja alat Ikashime nya, sampai posisi batang mata kail nya benar benar sesuai posisi nya sama dengan batang mata kailnya yang lainnya.


Fungsi lainnya dari alat Ikashime ini yaitu untuk mematikan cumi dengan cepat. Ada anggapan orang Jepang bila cuminya dimatikan dengan cepat maka akan membuat daging cuminya lebih enak dan tidak membiarkan cuminya menderita lebih lama. Nah di bagian ujung alat Ikashime inilah yang digunakan untuk menusuk bagian dari kepala cuminya ditengah antara kedua matanya. Otomatis nanti daging cumi nya akan langsung berubah menjadi putih. Ulangi beberapa kali kalau memang belum berhasil.


OK teman cumingers, sekian dulu tulisan saya tentang alat Ikashime, alat bantu untuk memperbaiki batang mata kail umpan cumi yang bengkok/mengkang dan untuk mematikan cumi lebih cepat. Dan untuk teman cumingers yang ingin bertanya atau memberikan masukan, silahkan saja menulis komennya dibawah ini. Terima kasih
Salam Tinta Hitam, Croootz..............

3/15/2020

Jenis Cumi Yang Biasa Kita Pancing

Halo teman cumingers dimanapun berada, ketemu lagi dengan saya Bernad dalam blog Nyumi Nyoook. Semoga teman cumingers dan keluarganya dalam kondisi sehat walafiat dilindungi oleh Tuhan YME.

Hari ini saya akan menulis tentang jenis-jenis cumi yang biasa kita pancing sebagai hobby. Tapi sebelumnya saya juga mengucapkan terima kasih kepada teman cumingers yang telah klik subscribe, like dan share channel YouTube Nyumi Nyoook dan buat yang belum silahkan di klik juga ya. Agar saya tambah semangat dalam membuat konten tentang seputaran dunia mancing cumi, baik di vlog YouTube maupun dalam bentuk tulisan di blog ini.


Cumi yang biasa sering kita pancing biasa  cuma terdiri  3 jenis saja yaitu:   Cumi Jarum (Calamarie), Cumi Karang/Semampar (Bigfin reef squid) dan Cumi Sotong/Sotong Batu/Blakutak (Cuttlefish). Memang ada beberapa jenis cumi lainnya cuma jenis  tersebut  tidak  biasanya kita  pancing  sebagai hobby,  seperti cumi humbolt yang ukuran nya bisa sebesar anak bayi.

Untuk pertama saya akan mulai dari cumi jarum (calamarie). Cumi ini biasa suka bergerombol di permukaan air laut, senang sekali dengan terangnya sinar lampu. Bentuk sirip nya pendek dibandingkan dengan ukuran panjang badannya.



Biasanya dipancing menggunakan umpan cumi berbentuk lonjong dengan mata kail nya ada dibagian bawah, sering juga disebut umpan cumi apollo. Atau ada juga yang menggunakan umpan hidup seperti udang yang ditusukkan dengan mata kail cumi dengan batang panjang.




Berikutnya cumi karang/semampar (bigfin squid reef). Biasa cumi ini bermain di pertengahan air laut, kadang juga menampakkan diri di permukaan air. Bentuk sirip nya lebar sepanjang badannya. Kalau yang ukuran besar biasanya suka berpasangan. Jadi bila kita mendapatkan strike cumi type ini yang besar, bisa jadi ada pasangan nya juga yang mengikuti.


Cumi ini biasa yang sering kena pancing kita baik di pinggir pantai, dermaga maupun ngapung di perahu. Ukurannya bisa sampai 3kg an beratnya. Untuk mancing cumi ini biasanya menggunakan umpan cumi bikinan, baik yang pabrikan atau buatan tangan dari kayu. Bentuk nya seperti udang-udangan.



Selanjutnya yang terakhir adalah cumi sotong/sotong batu/blakutak (cuttlefish). Bentuk nya agak bulat dengan tentakel nya lebih pendek dari pada jenis cumi lainnya. Sirip badan nya tidak lebar tapi sepanjang badannya. Tulang belakang nya lumayan besar biasa dipakai untuk peternak burung perkutut. Hidupnya kebanyakan didasaran pasir, jadi bila umpan cumi kita mainkan sampai kedasar laut, ada kemungkinan bisa mendapatkan cumi sotong ini. Cara mancingnya sama juga menggunakan umpan cumi yang berbentuk udang-udangan. Ukuran cumi sotong ini juga bisa mencapai 3kg beratnya.



OK teman cuminger sekian dulu tulisan saya kali ini tentang jenis-jenis cumi yang biasa kita pancing sebagai hobby. Dan buat yang ingin bertanya atau memberikan masukan, silahkan jangan sungkan untuk menulisnya di kolom komentar dibawah ini. Trims
Salam Tinta Hitam, Croootz...........................